Senin, 06 Juli 2015

Pagi :)

Pagi yang cerah
Seperti biasa, kicau burung dan awan putih
Masih berhembus pada arah mata angin yang sama
Dan selalu
Kutemukan satu titik yang menyentuh qolbu
Apa lagi, jika bukan karena Dia Sang Maha Indah
Begitu indah

Maka, nikmat Tuhan yang mana kah yang kamu dustakan?

Kamis, 02 Juli 2015

Just follow your heart, and let's write!

Menulis itu, bukan perkara bisa atau tidak
Menulis, ya menulis saja
Cukup dengan menggunakan hati, sejernih mungkin
Karena percuma jika memiliki segudang teori menulis tetapi tak ber"hati" ketika menulis

Menulis itu bukan perkara target
Kualitas tulisan kita akan terlihat berbeda, ketika hanya sekedar ingin menulis dengan ditargetkan
Karena menulis itu, mengalir saja
Ikuti kata hati, dan mulai menulis dengan hati

Segala yang teraba oleh raga tak semua terasa oleh jiwa
Karena nya, media ini yang menjembatani keduanya
Menulislah,
Tidak ada yang tak bisa menulis, semua bisa

Sekali lagi, semua bisa

Hanya saja, setiap dari kita memiliki rasa yang berbeda
Sehingga, tak ada yang salah dengan tulisan siapapun
Karena, lagi-lagi proses dan pendewasaan kita berbeda

Tak apa, begitulah menulis
Layaknya berproses dalam hidup
Ada saatnya kita menoleh kebelakang, dan menertawakannya
kemudian beranjak, memperbaiki proses yang terlewati

Hingga, ada saatnya, nanti, kita tertegun dengan proses mencintai tulisan kita sendiri
Karena menulis tak pernah menuntut banyak
Menulis tak muluk-muluk
Cukup ikuti kata hati, dan ya menulislah

Sekarang juga :)

Senin, 29 Juni 2015

Semuanya dimulai dari keistiqomahan sebuah Do'a

Berdoa, adalah upaya terbaik dari sebaik-baiknya upaya.
Karena segala usaha tanpa didasari sebuah doa yang khusyu', yang istiqomah, dan yang berkhusnudzon pada Nya, maka tak akan ada daya pada upaya dan usaha nya. Allah menjanjikan pada umat Nya, bahwa segala doa Allah mendengarnya, Allah mengabulkannya dan Allah Maha Mengetahui diwaktu kapan doa kita akan Allah perkenankan.

Menyambung dari You must prepare it, "Bunda" bahwa sebuah doa adalah runtutan dari harapan besar untuk dikabulkan. Akan tetapi, doa tak hanya sekedar doa. Ketulusan dan kemurnian doa terpancar dari keikhlasan sebuah jawaban dari Nya. Oleh karena nya, untuk menjemput jawaban terbaik dari Sang Maha, maka mengistiqomahkan segala doa dan senantiasa menjaga kemurniaannya.

Mempersiapkan doa terbaik untuk menjemput segala harapan baik.
Insyaallah.


Doa Nabi Zakariyya 'alaihissalam ketika menginginkan anak:
رَبِّ هَبْ لِي مِنْ لَدُنْكَ ذُرِّيَّةً طَيِّبَةً إِنَّكَ سَمِيعُ الدُّعَاءِ
Artinya: “Wahai Rabbku, berilah aku dari sisi Engkau seorang anak yang baik. Sesungguhnya Engkau Maha Pendengar doa"
(Lihat Al Quran Surat Ali Imran : 38)

Doa Nabi Ibrahim 'alaihissalam ketika meminta anak:
رَبِّ هَبْ لِي مِنَ الصَّالِحِينَ
Artinya: “Wahai Rabbku, berilah aku keturanan yang shalih” 
(Lihat Al Quran surat Al Qashshash : 110)

Doa Istri Imran ketika setelah melahirkan Maryam:
(رَبّ) إِنِّي أُعِيذُهَا بِكَ وَذُرِّيَّتَهَا مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ
Artinya: “Dan aku mohon perlindungan untuknya serta anak-anak keturunannya kepada (pemeliharaan) Engkau dari pada setan yang terkutuk" 
(Lihat Al Quran surat Alim Imran : 34-36)